reformasiindonesia.com – Lampung Tengah – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SD NEGERI 1 KESUMA DADI tahun 2023-2025 sebesar Rp 848.820.000,. disinyalir syarat penyimpangan, mulai dari jumlah belanja sampai nominal angka pada komponen penyaluran.
Menurut informasi data dana BOS SD NEGERI 1 KESUMA DADI, untuk jumlah belanja pada beberapa komponen yang masih memakai satuan rupiah selama 3 Tahun adalah:
Tahun 2023 tahap 1
pengembangan perpustakaan Rp 36.224.600
Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 6.033.500
Administrasi kegiatan sekolah Rp 19.264.500
Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 985.000
pembayaran honor Rp 63.300.000
Tahap 2
pengembangan perpustakaan Rp 20.672.000
Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 15.831.000
Administrasi kegiatan sekolah Rp 17.427.000
Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 4.115.000
pembayaran honor Rp 57.900.000
Tahun 2024 Tahap 1
pengembangan perpustakaan Rp 19.713.500
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 7.362.500
Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 11.497.400
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 20.785.000
Pembayaran honor Rp 50.400.000
Tahap 2
pengembangan perpustakaan Rp 25.552.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 3.820.000
Pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan Rp 15.099.400
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 8.110.000
pembayaran honor Rp 50.400.000
Tahun 2025 tahap 1
pengembangan perpustakaan Rp 46.820.500
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 2.400.000
administrasi kegiatan sekolah Rp 11.252.500
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 10.975.000
pembayaran honor Rp 39.600.000
Tahap 2
pengembangan perpustakaan Rp 8.370.000
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 23.295.200
administrasi kegiatan sekolah Rp 22.687.000
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 41.998.000
pembayaran honor Rp 21.300.000
Berapa jumlah guru honorer yang menerima SK PPPK dan jumlah guru honorer yang terdaftar di dapodik hanya 4 orang saja
Untuk realisasi pada beberapa komponen yang dianggarkan oleh SD NEGERI 1 KESUMA DADI, hanya disinyalir modus oknum kuasa pengguna anggaran bersama beberapa stafnya.
Kepala sekolah SD NEGERI 1 KESUMA DADI diduga bersembunyi di ruang kelas dan tidak mau di konfirmasi, pada saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepala sekolah SD NEGERI 1 KESUMA DADI Sumarti tidak memberikan jawaban/tanggapan apapun.
Kepada aparat penegak hukum dan dinas terkait agar segera menindaklanjuti dugaan korupsi yang terjadi di SD NEGERI 1 KESUMA DADI agar nantinya virus serupa tidak menyebar ke sekolah lain.
(RED)

















