reformasiindonesia.com – Sidoarjo – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMKS KRIAN 1 SIDOARJO tahun 2025 sebesar Rp 4.726.960.000 disinyalir syarat penyimpangan, mulai dari jumlah belanja sampai nominal angka pada komponen penyaluran.
Menurut informasi data dana BOS SMKS KRIAN 1 SIDOARJO, untuk jumlah belanja pada beberapa komponen yang masih memakai satuan rupiah selama 1 Tahun adalah:
Tahap 1 tahun 2025 sebesar Rp 2.363.480.000
a. kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 265.403.752
b. administrasi kegiatan sekolah Rp 464.392.421
c. pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 1.425.000
d. langganan daya dan jasa Rp 186.242.889
e. pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah Rp 511.793.053
f. pembayaran honor Rp 604.210.000
Tahap 2 tahun 2025 sebesar Rp 2.363.480.000
a. pengembangan perpustakaan Rp 472.696.800
b. kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp 61.849.000
c. administrasi kegiatan sekolah Rp 458.885.227
d. pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan Rp 5.860.000
e. langganan daya dan jasa Rp 217.522.506
f. pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 584.837.824
g. pembayaran honor Rp 398.526.000
Untuk realisasi pada beberapa komponen yang dianggarkan oleh SMKS KRIAN 1 SIDOARJO, hanya disinyalir modus oknum kuasa pengguna anggaran bersama beberapa stafnya.
Pada saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp Tanggal 26 Januari 2026, kepala SMKS KRIAN 1 SIDOARJO Dhini Mekarsari tidak membalas pesan.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari pihak sekolah.
(Tim)

















